Gila, Era Jokowi Para Bandit Bebas Merampok Uang Negara

| 0 komentar

Warung Islam - Terungkapnya percakapan konspiratif antara Presiden Direktur Freeport Indonesia, Maroef Sjamsoeddin dengan Ketua DPR-RI Setya Novanto dan pengusaha M. Reza Chalid adalah gambaran faktual begitu leluasa para bandit politik merampok kekayaan negara.
“Para bandit itu memanfaatkan rusaknya tatanan politik dan lemahnya kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan presiden sebelumnya,” kata aktivis Petisi 28, Haris Rusly Moti dalam keterangan kepada intelijen, Selasa (24/11).

Kata Moti, di masa pemerintahan Presiden Jokowi, roving bandit sangat leluasa beroperasi merampok kekayaan dalam sebuah negara tanpa sistem, tanpa tegaknya nilai-nilai dan moral, dan tanpa tegaknya aturan.
“Presiden dan DPR sebagai pihak pembuat aturan, ternyata pihak pertama yang melanggar aturan yang mereka buat sendiri. Tak jauh berbeda dengan penegak hukum (Polri, Kejaksaan, MA) sebagai pihak yang mengawal tegaknya aturan yang telah dibuat eksekutif dan legislatif,” ungkap Moti.
Kata Moti, untuk memudahkan merampok kekayaan negara, para politik atau roving bandit tersebut juga beroperasi merusak tatanan sosial, politik dan hukum. Sebagai contoh, dikabulkannya gugatan pra peradilan Komjen Budi Gunawan, yang kini telah menjadi bola liar melumpuhkan penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.
“Para bandit politik tersebut juga bekerja efektif untuk menularkan epidemi kerusakan moral dan kemunafikan yang menjangkit mayoritas politisi muda di Senayan hingga di daerah, juga para pemuda dan mahasiswa yang merupakan generasi penerus bangsa,” pungkas Moti.

Sumber :Posmetro
Read More

Presiden Erdogan : Intifadhah Rakyat Palestina adalah Perjuangan Mulia

| 0 komentar

Warung Islam-Presiden Erdogan menyatakan bahwa dunia Islam akan melalui waktu yang sangat sulit, ia mencatat bahwa “saudara-saudara kita di Palestina yang menghadapi pelanggaran Israel dan serangan terhadap Masjid Al-Aqsa saat ini sedang melakukan perlawanan dan perjuangan yang mulia dan terhormat.”

Seperti dilansir kantor berita Memo, Rabu (25/11/2015), dalam sambutannya sebelum acara Komite Tetap untuk Kerjasama Ekonomi dan Komersial dari Organisasi Kerjasama Islam (COMCEC), Presiden Turki tersebut menyoroti fakta bahwa blokade yang dikenakan pada Gaza masih terus berlanjut dan telah merubah Gaza menjadi penjara terbuka.

Dia juga menekankan perlunya untuk tidak membiarkan situasi ini terus berlanjut, dan disebutkan situasi di Suriah dan insiden dengan jet tempur Rusia awal pekan ini.


Sumber - (islamedia/memo/YL)
Read More

Syiah dan Kitab Kitabnya yang menghina Rasulullah

| 0 komentar


Warung Islam - Pada tahun 2011 kemarin, umat Syi’ah melakukan pemberontakan berdarah di Bahrain, Arab Saudi, dan Yaman yang sebagian besar penduduknya Muslim. Malah di Yaman, para milisi Syi’ah menyerang Ponpes Syekh Muqbil Al Wadiy, yang mengakibatkan beberapa orang santri tewas dan cedera, termasuk santri asal Indonesia.

Di Suriah, selama beberapa dekade—hingga tulisan ini dibuat—pemerintah
yang didominasi salah satu sekte Syi’ah (An Nusairiyah) banyak melakukan pelanggaran HAM terhadap warga Muslim. Demikian pula di Iran, sejak Revolusi Syi’ah 1979 oleh Khomeini, pemerintah negara beribukota Teheran sangat represif terhadap kaum Sunni.

Seringkali masyarakat awam tak bisa membedakan antara Sunni dan Syiah. Bahkan sebagian besar menganggap sama. Sekilas, identitas dan ritualitas umat kedua agama tidak ada perbedaan. Namun setelah dicermati dengan benar, antara Islam dan Syi’ah terdapat perbedaan yang kontras dari tingkat keyakinan hingga tingkat aplikasi syariat.

Jika ditinjau dari kajian komunikasi dakwah, salah satu akar konflik Islam-Syi’ah adalah sikapnya dalam hal melecehkan pribadi Nabi Muhammad Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam (صلى الله عليه و سلم), maupun penistaan atas para istri, keluarga, dan sahabat beliau.

Perusakan kehormatan tersebut banyak ditulis pada kitab-kitab karangan pemuka umat Syiah. Banyak kalangan menyebut mereka sebagai ulama Syiah.

Padahal, berdasarkan kitab-kitab imajinatif yang sarat pelecehan atas Nabi Muhammad Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam (صلى الله عليه و سلم), para pemuka Syi’ah telah menunjukkan bahwa mereka tidak takut kepada Allah Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam (صلى الله عليه و سلم) dan rasul-Nya.

Di bawah ini adalah kitab-kitab yang menjadi rujukan penting kaum Syiah. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

    Al Anwar an Nu’maniyah

Ni’matullah Al Jazairi adalah tokoh Syi’ah yang paling jahat dalam melecehkan sahabat Umar bin Khattab RA. Di dalam ‘Al Anwar an Nu’maniyah’, tokoh tersebut memfitnah bahwa Umar akan menerima siksaan lebih berat daripada Iblis karena merebut jabatan khalifah dari tangan Ali bin Abu Thalib RA, juga menulis berita bohong kalau ayah mertua Rasulullah Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam (صلى الله عليه و سلم) itu pernah (maaf) terserang penyakit ‘kotor’.

2. Al Bayan

Jika pendeta Syi’ah yang lain menyerang kehormatan Rasulullah Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam (صلى الله عليه و سلم) melalui keluarga dan sahabat, Abul Qasim Al Kuu’iy justru melecehkan pribadi Nabi Muhammad Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam (صلى الله عليه و سلم) sendiri. Dalam kitab ‘Al Bayan’, pemuka umat Syiah itu menuduh Rasulullah Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam (صلى الله عليه و سلم) telah menghapus redaksi firman Allah Subhanahu wa-ta’ala tentang keutamaan Ali bin Abu Thalib dalam Surah Al Maa’idah ayat 67.

3. Al Ihtijaj

Seorang pendeta Syi’ah bernama Ahmad bin Manshur Ath Thibrisi, dalam kitabnya ‘Al Ihtijaj’ menuduh para sahabat Nabi Muhammad Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam (صلى الله عليه و سلم) telah menghapus ayat-ayat Al Qur’an yang berisi celaan Allah Subhanahu wa-ta’ala (سبحانه و تعالى‎) atas mereka, agar wibawa sahabat tidak jatuh di mata umat Islam.

4. Ajma’ul Fadha’ih

Di dalam ‘Ajma’ul Fadha’ih’, Al Mulla Kazhim, salah satu tokoh pengikut Syiah menjanjikan bahwa barangsiapa yang sekali saja melaknat kedua sahabat nabi (Abu Bakar RA dan Umar RA) maka Allah Subhanahu wa-ta’ala (سبحانه و تعالى‎) akan memberinya 70 juta kebaikan, menghapuskan 1 juta kejelekan, dan mengangkatnya 70 juta derajat.

5. Ar Raudhah minal Kafi

Seorang tokoh agama Syi’ah, Abu Ja’far Al Kulaini di dalam kitab ‘Ar Raudhah minal Kafi’ memfitnah semua sahabat Nabi Muhammad Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam (صلى الله عليه و سلم) telah murtad, kecuali 3 orang di antara mereka, yaitu Al Miqdad bin Al Aswad RA, Abu Dzar Al Ghifary RA, dan Salman Al Farisy RA.

6. As Sujud ‘Alaa at Turbah al Huseiniyah

Dalam ‘As Sujud ‘Alaa at Turbah al Huseiniyah’, Asy Syihristani membuat informasi bohong, bahwa Rasulullah Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam (صلى الله عليه و سلم) pernah mengatakan kalau Allah Subhanahu wa-ta’ala (سبحانه و تعالى‎) hanya menerima shalat orang yang bersujud di atas tanah Karbala, Rasulullah Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam (صلى الله عليه و سلم) pernah memerintahkan para wanita Muslimah untuk meratapi jenasah Hamzah bin Abdul Muthalib RA yang gugur dalam Perang Uhud, bahkan Rasulullah Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam (صلى الله عليه و سلم) pernah menyebutkan keutamaan sujud di atas kuburan Husein bin Ali RA.

7. Ash Shirat al Mustaqim ila Mustahiq at Taqdim

Dalam kitab ‘Ash Shirat al Mustaqim ila Mustahiq at Taqdim’, pendeta Syi’ah bernama Zainuddin Al Bayadhi telah melakukan pelecehan secara khusus terhadap sahabat Utsman bin Affan RA, dengan memfitnah bahwa menantu Rasulullah Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam (صلى الله عليه و سلم) tersebut sebagai orang (maaf) banci, serta pernah (maaf) meniduri seorang tahanan wanita yang akan dihukum rajam.

8. Awa’ilul Maqalaat

Muhammad An Nu’man, salah satu pemuka umat Syiah, menuduh bahwa para sahabat Nabi Muhammad Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam (صلى الله عليه و سلم) yang menjadi oposan pemerintahan Ali bin Abu Thalib, adalah sebagai orang yang (maaf) murtad, sesat, terlaknat, dan kekal di dalam neraka jahanam.

9. Bihar al Anwar

Kitab ‘Bihar al Anwar’ karangan Muhammad bin Bagir Al Majlisi, memfitnah ‘Aisyah RA, istri Rasulullah Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam (صلى الله عليه و سلم) sebagai seorang perempuan yang (maaf) lemah iman dan lemah akal.

10. Fashlul Khitab

Dalam ‘Fashlul Khitab’, pemuka umat Syiah bernama Husain Muhammad Ath Thibrisi menulis bahwa kitab suci Al Qur’an yang berada di tangan umat Islam telah mengalami perubahan (modifikasi) dan penyimpangan (distorsi).

11. Hadits al Ifk

Pendeta Syi’ah bernama Abu Ja’far Al Kulaini adalah ‘tukang’ tulis banyak kitab pelecehan Rasulullah Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam (صلى الله عليه و سلم). Kitab ‘Hadits al Ifk’ merupakan salah satu karangannya yang menghina kedua istri Nabi Muhammad Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam (صلى الله عليه و سلم), yaitu ‘Aisyah RA dan Hafshah RA, sebagai (maaf) perempuan kafir seperti istri Nabi Nuh AS dan istri Nabi Luth AS.

12. Haqqul Yaqin

Muhammad Bagir Al Majlisi, seorang tokoh Syiah, dalam ‘Haqqul Yaqin’ menyatakan bahwa tidak sempurna iman seseorang sebelum ia membenci para sahabat nabi, terutama Abu Bakar, Umar, Utsman, Mu’awiyah, ‘Aisyah, Hafsah, Hindun, dan Ummul Hakam, serta orang-orang yang mengikuti mereka.

13. Miftahul Jinan

Kitab ‘Miftahul Jinan’ adalah buku panduan wirid umat Syi’ah yang berisi kalimat-kalimat laknat atas 2 ayah mertua Rasulullah Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam (صلى الله عليه و سلم) (Abu Bakar RA dan UMar RA), serta kalimat-kalimat laknat atas 2 istri Nabi Muhammad Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam (صلى الله عليه و سلم) (‘Aisyah RA dan Hafshah RA).

14. Mira’ah al Anwar wa Misykah al Asrar

Kitab ‘Mira’ah al Anwar wa Misykah al Asrar’ karangan Abu Hasan Al Aamili pun juga menuduh para sahabat baginda nabi telah melakukan penghapusan sejumlah ayat dalam Al-Qur’an.

15. Syarh Nahjih Balaghah

Ibnu Abil Hadid, salah satu tokoh Syi’ah, dalam kitab ‘Syarh Nahjih Balaghah’, merendahkan derajat para sahabat Rasulullah Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam (صلى الله عليه و سلم) sebagai orang-orang yang tidak memiliki keutamaan. Bahkan dengan sangat berani ia menuduh dosa para sahabat lebih besar daripada dosa orang-orang dari kalangan non-sahabat.

16. Tafsir al ‘Ayasyi

Muhammad Al ‘Ayasyi, salah satu tokoh Syiah tidak tanggung-tanggung dalam memfitnah kedua istri Nabi Muhammad Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam (صلى الله عليه و سلم), ‘Aisyah RA dan Hafshah RA. Al ‘Ayasyi menulis berita dusta bahwa Rasulullah Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam (صلى الله عليه و سلم) meninggal dunia karena (maaf) telah diracun oleh ‘Aisyah dan Hafshah.

17. Tafsir al Quumi

Ali bin Ibrahim al Quumi dalam kitabnya berjudul ‘Tafsir Al Quumi’, mengatakan bahwa di akhirat kelak 2 sahabat utama sekaligus ayah mertua Nabi Muhammad Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam (صلى الله عليه و سلم), yaitu Abu Bakar RA dan Umar RA (maaf) meronta-ronta kesakitan akibat siksaan neraka jahanam, serta menuduh janda Rasulullah Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam (صلى الله عليه و سلم) bernama ‘Aisyah RA (maaf) berselingkuh dengan seorang sahabat bernama Thalhah RA dalam perjalanan ke Basrah menjelang terjadinya Perang Jamal.

18. Tafsir ash Shafi

Menurut pemuka umat Syiah bernama Al Faidl al Kasyani dalam kitab ‘Tafsir ash Shafi’, Abu Bakar dan Umar (maaf) telah murtad setelah kematian nabi yang juga menantu mereka, Muhammad Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam

19. Tahdzibul Ahkam

Dalam ‘Tahdzibul Ahkam’, seorang tokoh Syi’ah bernama Ja’far Ash Shadiq menyatakan, bahwa para wanita dari kalangan ahlul bait (keluarga Rasulullah Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam (صلى الله عليه و سلم)) setara derajatnya dengan wanita Majusi dan (maaf) wanita pelacur.

20. Ushul al Kaafi

Di mata umat Islam, Abu Ja’far al Kulaini dikenal sebagai The Character Assassination Maker, mengingat begitu banyaknya kitab karangan tokoh Syi’ah tersebut yang menista Rasulullah Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam (صلى الله عليه و سلم). Salah satunya adalah ‘Ushul al Kaafi’, yang mengatakan bahwa para sahabat Nabi Muhammad Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam (صلى الله عليه و سلم) telah banyak menghapus isi Al Qur’an, sehingga kitab suci terakhir tersebut tidak utuh lagi, 2/3 bagian hilang dan tersisa 1/3 bagian saja.

Sumber : (nahimunkar.com/syiahindonesia.com)
Read More

Atas serangan Paris, saya tidak mau minta maaf!

| 0 komentar

Warung Islam – Serangan yang menewaskan 130 orang dan melukai ratusan lainnya masih menjadi berita utama. Mereka juga menempati posisi teratas di media sosial di seluruh dunia.

Serangan itu terjadi beberapa hari setelah bom mengguncang pinggiran Beirut yang menewaskan sekitar 40 orang, dan sebelum itu sebuah pesawat Rusia mengebom Sinai yang menewaskan lebih dari 200 orang. ISIS [kini dikenal sebagai kelompok “Daulah Islam” atau Islamic State (IS)] mengklaim bertanggung jawab atas semua serangan ini.

Saya menerima beberapa panggilan telepon dari wartawan Barat yang menanyakan pandangan Saudi terkait serangan-serangan mematikan itu, di mana jawaban saya adalah bahwa kita semua mengutuk tindakan tidak manusiawi dan buruk ini, yang tidak melayani tujuan apapun, tetapi sebaliknya memfitnah masyarakat kita dan agama kita.

Seorang penelepon bertanya apakah kami akan meminta maaf. Saya hampir berteriak padanya. Meminta maaf atas apa?! Apakah kita bertanggung jawab atas tindakan kelompok misterius yang menghancurkan dan membunuh? Apakah kita bertanggung jawab atas semua tindakan jahat yang dilakukan dan secara keliru dikaitkan dengan Islam?! Saya tidak akan minta maaf, kataku.

Biarkan penyelidikan internasional dilakukan dan hasil temuan diumumkan kepada publik. Saya tidak percaya pada teori konspirasi, tapi sejak serangan 9/11 sampai sekarang banyak pertanyaan yang belum terjawab. Bagaimana mungkin setelah setiap insiden besar paspor ditemukan utuh? Seolah-olah orang yang berjalan-jalan dengan paspor di saku mereka dan paspor itu terbuat dari bahan yang tidak bisa terbakar, yang tahan terhadap api dan serangan bom.

Saya berdiri bersama dengan seluruh dunia dalam mengecam tindakan yang menghilangkan nyawa manusia yang tidak bersalah dengan kejam dan melampaui batas, tapi tolong jangan meminta saya untuk meminta maaf untuk sesuatu yang saya tidak bertanggung jawab.

Pernahkah orang-orang Yahudi meminta maaf atas pembantaian setiap hari yang dilakukan Netanyahu terhadap Palestina? Pernahkah Dalai Lama dan Aung San Suu Kyi meminta maaf atas holocaust brutal yang diderita kaum Muslim Myanmar? Pernahkan Perdana Menteri India Modi meminta maaf atas pembantaian Muslim di Gujarat atau hukuman mati tanpa pengadilan terhadap orang-orang yang diduga telah memakan daging sapi? Pernahkah Bush, Blair, Rumsfeld, Cheney, Wolfowitz dan Bremer meminta maaf atas kematian jutaan warga Irak?

Sementara dunia bangkit melakukan protes terhadap pembunuhan pengecut atas orang yang tak bersalah di Paris, tidak ada yang protes ketika pembantaian dilakukan terhadap Muslim.

Kesedihan secara selektif ini tidak cocok bagi saya dan bagi banyak orang di seluruh dunia. Tindakan ini dilakukan oleh orang-orang yang diduga Muslim, tetapi sebagian besar dikelola oleh kelompok bayangan yang beroperasi di bawah payung lembaga Barat. Mereka tidak mewakili kita. Saya tidak bersalah, dan oleh karena itu, saya tidak akan minta maaf!

*Dikutip dari tulisan Khaled Almaeena, di Saudi Gazette. Penulis adalah Editor-at-Large. Dia bisa dihubungi di kalmaeena@saudigazette.com.sa, dan difollow di Twitter: KhaledAlmaeena.

Sumber : ameera , Arrahmah.com
Read More

Mereka memperkosaku seperti ini !

| 0 komentar

Warung Islam – Artikel ini ditujukan untuk setiap muslim yang masih memiliki darah mengalir di nadinya.

Nadia adalah salah satu korban tentara Amerika di penjara Abu Ghraib. Dia ditangkap tanpa alasan. Ketika dia dibebaskan dari penjara, tidak langsung kembali ke pangkuan keluarganya sebagaimana kebanyakan tahanan lainnya yang telah mengalami hal buruk, meskipun ketika dia telah terbakar oleh api penindasan dan kerinduan pada keluarganya.

Nadia kabur dengan segera setelah dia meninggalkan penjara, bukan karena perasaan malu yang akan diterimanya karena sejumlah kejahatan yang dilakukannya, akan tetapi karena apa yang telah dialami olehnya dan wanita Iraq lain yang tertangkap, yaitu pemerkosaan dan penyiksaan yang dilakukan oleh tentara Amerika di penjara Abu Ghraib. Dinding penjara mengungkapkan banyak cerita tragis, namun apa yang dikisahkan Nadia merupakan kebenaran hidup dan sekaligus neraka hidup.

Nadia memulai ceritanya:

“Aku sedang mengunjungi salah seorang kerabatku, kemudian tiba-tiba tentara Amerika memasuki rumahnya dan mulai menggeledah rumah itu. Mereka menemukan beberapa senjata ringan. Maka merekapun menangkap semua orang yang berada di rumah itu termasuk aku. Aku mencoba menjelaskan pada penerjemah yang menyertai patroli Amerika bahwa aku hanyalah seorang pengunjung. Akan tetapi pembelaanku gagal. Aku kemudian menangis, memohon pada mereka, sampai hilang kesadaran karena takut ketika mereka membawaku ke penjara Abu Ghraib.

Nadia melanjutkan: “mereka menempatkanku sendirian di sebuah sel penjara yang gelap dan kotor. Aku berharap aku akan segera dibebaskan, utamanya setelah penyelidikan terbukti aku tidak melakukan kejahatan”.

Nadia menjelaskan sambil air matanya mengalir ke pipinya, sebuah pertanda betapa banyak dia telah mengalami penderitaan.

“Hari pertama sangat menyusahkan. Selnya berbau tidak sedap, lembab dan gelap, kondisi ini membuatku semakin lama semakin takut. Suara tertawa prajurit di luar sel semakin membuatku ketakutan. Aku khawatir akan apa yang menimpaku nanti. Untuk pertama kalinya aku merasa berada dalam cengkraman situasi yang sulit dan aku telah memasuki sebuah dunia yang tidak dikenal yang aku tidak akan pernah keluar darinya.

Ditengah beraneka ragamnya perasaanku saat itu, aku mendengar suara seorang tentara wanita Amerika berbicara dalam bahasa Arab. Dia berkata kepadaku: “Aku tidak mengira penjual senjata di Iraq adalah wanita.” Ketika aku mulai mencoba menjelaskan kepadanya kondisi yang sebenarnya, dia memukulku dengan kejam. Aku menangis dan berteriak “Demi Allah ! aku dianiaya, demi Allah ! aku dianiya”

Tentara wanita itu menghujaniku dengan cacian dengan cara yang belum pernah aku bayangkan bisa terjadi atau aku akan diperlakukan seperti itu dalam keadaan apapun selamanya. Kemudian dia mulai menertawakanku sambil mengatakan bahwa dia telah memonitorku sepanjang hari dengan satelit, dan bahwa mereka mampu melacak musuh-musuh mereka meskipun sedang berada di dalam kamar tidur mereka sendiri dengan teknologi Amerika.

Kemudian dia tertawa dan berkata,”Aku mengawasimu ketika kamu bercinta dengan suamimu.” Aku menjawab dengan suara kebingungan “Tapi aku belum menikah”.

Dia memukuliku selama lebih dari 1 jam dan dia memaksaku minum segelas air, yang kemudian kuketahui mereka memberi obat di air itu. Aku mendapatkan kembali kesadaranku setelah 2 hari dalam keadaan telanjang. Segera aku tahu jika aku telah kehilangan sesuatu yang hukum apapun di dunia tidak akan mampu mengembalikannya kepadaku lagi. Aku telah diperkosa. Aku kemudian histeris tak terkontrol, dan aku mulai memukulkan kepalaku dengan keras ke tembok sampai lebih dari lima tentara Amerika yang dikepalai tentara wanita itu memasuki sel dan mulai memukuliku, kemudian mereka memperkosaku bergantian sambil tertawa-tawa dan menperdengarkan musik dengan keras.

Hari demi hari skenario pemerkosaan terhadapku diulangi. Dan setiap hari mereka menemukan cara baru yang lebih kejam dibanding dengan yang sebelum-sebelumnya.”

Nadia mulai menjelaskan perbuatan mengerikan dari Amerika bajingan:

“Setelah sekitar satu bulan, seorang tentara negro memasuki selku dan melemparkan 2 potong pakaian militer Amerika kepadaku. Dalam bahasa Arab yang lemah dia mengatakan agar aku memakainya. Setelah dia menutup kepalaku dengan kantong hitam, dia menuntunku ke toilet umum yang ada pipa untuk air dingin dan panas, dan dia memintaku untuk mandi. Kemudian dia menutup pintu dan pergi.

Aku menjadi sangat lelah dan merasakan kesakitan, tanpa mempedulikan banyaknya memar di tubuhku aku menuangkang sejumlah air ke badanku. Sebelum aku selesai mandi, tentara negro tadi masuk ke dalam. Aku ketakutan dan memukul wajahnya dengan mangkok air. Namun dia sangat kuat, dia memperkosaku dengan kejam dan meludahi mukaku, kemudian dia pergi dan kembali lagi dengan 2 tentara yang membawaku kembali ke sel.

Perlakuan seperti itu terus berlanjut, yang paling parah kadang aku diperkosa sampai 10 kali dalam sehari, membuat kesehatanku sangat buruk.”

Nadia berlanjut mengungkapkan perbuatan Amerika yang mengerikan terhadap wanita-wanita Iraq, dia berkata:

“Setelah lebih dari 4 bulan, seorang tentara wanita datang, dan aku menyimpulkan dari percakapannya dengan tentara lainnya jika namanya adalah Mary. Dia berkata kepadaku “sekarang kamu memiliki kesempatan emas, karena seorang petugas yang memiliki posisi tinggi akan mengunjungi kita hari ini. Jika kamu menghadapinya dengan sikap yang positif kamu akan dibebaskan, terutama karena kami sekarang yakin kamu tidak bersalah.”

Aku menjawab,”Jika kalian yakin aku tidak bersalah, mengapa kalian tidak membebaskan aku?”

Dia menjerit dengan gelisah,”Satu-satunya yang menjamin terbebasnya kamu adalah sikap positifmu terhadap mereka.”

Dia membawaku ke toilet umum, dan dia mengawasiku mandi sambil membawa tongkat tebal untuk memukulku jika aku tidak melakukan perintahnya. Kemudian, dia memberiku make up, dan memperigatkanku untuk tidak menangis dan merusak make up ku. Lalu dia membawaku ke sebuah ruangan kosong yang di situ tidak ada apapun kecuali sebuah penutup lantai. Setelah satu jam dia datang dengan ditemani 4 tentara dengan memegang kamera. Dia melepas bajunya dan mulai menggangguku seoalah-olah dia adalah seorang lelaki. Tentara lainnya tertawa dan memperdengarkan musik yang ribut, mengambil photoku dalam berbagai pose, dan mereka menunjuk-nunjuk wajahku. Yang wanita menyuruhku tersenyum, jika tidak dia akan membunuhku. Dia mengambil pistol dari salah satu temannya dan menembakkan empat peluru di dekat kepalaku seraya bersumpah bahwa peluru yang kelima akan ditembakkan tepat di kepalaku.

Setelah itu, keempat tentara lainnya memperkosaku secara bergantian sampai aku kehilangan kesadaranku. Ketika kesadaranku pulih aku menemukan diriku di sel dengan bekas-bekas gigitan, kuku dan rokok ada di sekujur tubuhku.”

Nadia berhenti bercerita tentang tragedi yang menimpanya untuk menyeka air matanya, kemudian dia melanjutkan lagi: “Kemudian suatu hari Mary datang dan mengatakan kepadaku bahwa aku kooperatif dan akan dibebaskan setelah aku menonton film yang mereka rekam. Aku merasa sakit setelah menonton filmnya, dan Mary mengatakan,”Kamu telah diciptakan hanya untuk membuat kami bersenang-senang”. Saat itu aku menjadi sangat marah dan aku menyerangnya meskipun aku takut akan reaksinya, aku akan membunuhnya kalau saja tentara lain tidak turut campur. Ketika para tentara melepaskanku, Mary menghujaniku dengan pukulan, kemudian mereka meninggalkanku.

Setelah kejadian itu, tidak ada seorangpun yang menggangguku selama lebih dari satu bulan. Aku menghabiskan masa itu dengan beribadah dan berdoa pada Allah Ta’ala yang memiliki seluruh kekuatan untuk menolongku.

Mary datang dengan beberapa tentara yang memberiku pakaian yang kukenakan ketika mereka menangkapku dan membawaku ke sebuah mobil Amerika. Kemudian mereka melemparkanku di sebuah jalan raya setelah memberiku 10.000 dinar Iraq.

Aku pergi ke sebuah rumah yang berdekatan dengan tempat aku dibuang, dan untuk mengetahui reaksi keluargaku, aku memilih mengunjungi salah seorang kerabatku supaya mereka mengetahui apa yang telah menimpaku ketika menghilang. Aku mengetahui bahwa saudaraku telah memasang papan tanda duka untukku selama lebih dari 4 bulan, mereka menganggapku sebagai orang yang sudah mati.

Aku memahami jika tikaman malu sudah menungguku. Maka, aku pergi ke Baghdad dan menemukan sebuah keluarga yang baik yang menampungku, dan aku bekerja pada keluarga ini sebagai pembantu dan guru privat bagi anak-anaknya.

Nadia terheran dalam kesakitan, penyesalan dan kemarahan:

“Siapa yang akan memuaskan dahagaku? Siapa yang akan mengembalikan keperawananku? Apa salah keluarga dan familiku? Aku mengandung seorang bayi, bahkan akupun tidak tahu siapa ayahnya.”

Dan Nadia mengakhiri ceritanya sampai di sini.

Apakah Amerika hanya memperkosa Nadia ataukah mereka memperkosa seluruh pria dan wanita di Ummat Islam ? Nadia adalah saya dan anda, istrimu dan juga istriku, saudarimu dan juga saudariku, ibumu serta ibuku. Dimanakah para pembela kesucian Islam! Dimanakah para pembela Islam!

“Mungkin masih banyak kisah menyesakan dada, bagi kita ummat Islam. Mungkin masih ada Nadia-Nadia lain di dalam penjara penuh penjaga babi dan kera berbangsa Amerika. Dimanakah kalian, jikalau kalian tidak tersentuh dengan cerita saudari kita, marahkah kalian dengan perlakuan manusia-manusia yang lebih kotor dari binatang ternajis sekalipun, bahkan mungkin mereka menjadi yang paling hina di Dunia dan Akhirat. Bangunlah wahai ummat!! Tidur kalian sudah terlalu lelap!!”

Sumber: lahaonline.com , Arrahmah.com
Read More

Di Aceh, Polwan akan Razia Laki-Laki yang Tidak Shalat Jumat

| 0 komentar

Warung Islam - Polres Aceh Utara menggelar razia khusus hari Jumat yang ditujukan untuk para laki-laki yang tidak sholat Jumat. Razia ini dilakukan oleh Polisi Wanita (Polwan) bersama Wilayatul Hisbah (WH) perempuan di Aceh Utara.
Kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara intensif bagi laki-laki muslim yang tidak menunaikan shalat jumat. Program tersebut dilakukan untuk memantapkan Qanun Nomor 11 Tahun 2002 tentang Akidah, Ibadah dan Syiar Islam.
“Razia kaum pria yang tidak salat Jumat ini sebelumnya juga pernah digelar. Hanya saja beberapa waktu lalu sempat terhenti. Namun pada Jumat 4 September, kemarin, petugas perempuan kembali melakukan patroli,” kata Ketua WH Aceh Utara Teungku Mursalin, sebagaimana dikutip dari JPNN, Selasa (8/9).

Teungku Mursalin mengatakan, razia ini akan terus digelar di sejumlah kecamatan di Aceh Utara secara bergiliran setiap hari Jumat.
Petugas Polwan dan WH perempuan tersebut bakal menyisir ke sejumlah kedai kopi dan tempat mangkal umum lainnya di daerah yang dijadikan target.
Sementara sanksi yang diberikan hanya berupa teguran, nasihat dan imbauan untuk mereka yang tertangkap. Program pemantapan Qanun Syariat Islam ini bekerja sama dengan Polres Aceh Utara, pihak Dinas Syariat Islam dan Wilayatul Hisbah Aceh Utara.
Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Sholat Jumat hukumnya adalah Wajib ‘ain bagi kaum laki-laki muslim yang sudah mencapai umur baligh.
Berita inipun langsung mendapat komentar dari para netizen, banyak yang mendukung namun beberapa mengatakan bahwa ibadah itu tidak bagus jika dipaksa.
“i2lah hebatnya aceh mrk memakai hukum langsung dr syari’at!!! Dan i2 memang di istimewakan olh negara dgn di beri hukum otonomi daerah yg berlandaskan pd syari’at i2 td?? Makanya ada istilah polisi syari’at, mk jangan mengelak jika ada orng perempuan kena tilang trus surat2nya lengkap smua langsung maen tilang aja?? Mungqn ada hal2 yg lain seperti pakaian mungqn yg ketatat,trus ga pake krudung.” komentar Ilun.
“Luar biasa. Kapan propinsi lain menyusul tunjukan bahwa identitas kalian adalah islam. Maju terus pak gubernur dan semua rakyat Aceh. Tunjukan bahwa pemerintahan aceh adalah Umarro akherat dan para ulama adalah ulama Akherat. Tunjukan pada saudara2 kita yg seagama setelah jd pejabat mereka malu menunjukkan identitas keislamannya. Selamat rakyat Aceh.” tambah Malik dalam komentarnya.
“Bagi yg muslim..Urusan sholat itu pribadi2 …..mau sholat mau tidak sholat…itu bukan urusan orang lain…walaupun di suruh sholat dg di paksa akan gak baik dampak nya….sholat itu kesadaran hati….sholat bukan di paksa….dan lagi klau gak sholat yg nanggung dosa nya kan pribadi2 lagi…” tulis Reza dalam komentarnya.

Read More

Putin: Bukan Hanya Soal Jet Tempur, Tapi Masalah Utamanya Terletak Pada Islamisasi Turki Kembali

| 0 komentar

Warung Islam – Presiden Rusia Vladimir Putin mendukung rekomendasi dari Kementerian Luar Negeri agar warga negara mereka tidak mengunjungi Turki. Keputusan itu diambil setelah Turki menembak jatuh jet tempur Rusia pada Selasa lalu.
“Setelah peristiwa tragis menjatuhkan pesawat tempur dan tewasnya pilot kami. (Larangan) Ini tentu diperlukan,” kata Putin dilansir AFP, Rabu (25/11). Putin menegaskan permasalahan utamanya bukan hanya tragedi penembakan pesawat tempur Rusia yang disaksikan kemarin.
“Masalahnya jauh lebih dalam dari itu. Kami mengamati kepemimpinan Turki saat ini cenderung mendorong Islamisasi negara mereka dan meninggalkan prinsip sekuler. Putin juga mengatakan Rusia akan melengkapi sistem pertahanan udara S-400 di Suriah.”
Ketegangan antara Turki dan Rusia terus memanas setelah Ankara menembak jatuh pesawat jet tempur Moskow karena pelanggaran perbatasan udara pada Selasa lalu. Kementerian Pertahanan Rusia mengonfirmasi, pilot kedua pesawat jet SU-24 yang jatuh aman dan telah kembali ke pangkalan udara Rusia di Suriah.(ts/ROL)

Sumber :Eramuslim.com
Read More

Erdogan: Bangsa Palestina Lakukan Perjuangan Suci Demi Membela Al-Aqsha

| 0 komentar

Warung Islam – Ankara. Presiden Turki, Recep Tayyib Erdogan dalam pidatonya dihadapan Menteri Keuangan Anggota OKI menegaskan, bangsa Palestina saat ini tengah melakukan perjuangan suci dalam membela masjid Al-Aqsha.
Ia kemudian mengatakan apa yang menimpa Palestina khususnya blokade terhadap Jalur Gaza harus segera diakhiri.
“Jalur Gaza saat ini berubah menjadi penjara terbesar karena pemberlakuan blokade. Kondisi ini harus dihentikan,” jelas Erdogan seperti dilansir laman alresalah.ps.

Presiden Turki ini kemudian menambahkan, saat ini Palestina sedang menghadapi intifadhah sejak Oktober lalu, mereka yang gugur sebagai syuhada sebanyak 97 orang dan ribuan orang terluka. Sedangkan di Gaza, Erdogan mengatakan wilayah itu berada dibawah blokade Israel, sedangkan negara tetangganya Mesir justru mempersulit keadaan dengan menutup penyeberangan 3 bulan berturut-turut.
Terkait dengan peristiwa penembakan pesawat tempur Rusia, Erdogan menegaskan, “Tidak seorangpun memiliki hak untuk menerobos teritorial negara kami, dan kami tidak akan mentolerir pelanggaran serupa terjadi di masa mendatang.”

Sumber: dakwatuna.com

Read More

Di Swiss, Muslimah yang mengenakan cadar akan didenda sebesar £ 6.500

| 0 komentar

Di Swiss, Muslimah yang mengedakan cadar di depan umum akan didenda sebesar £ 6.500, sesuai dengan aturan baru yang diberlakukan oleh pemerintah setempat.

Muslimah akan dilarang mengenakan cadar di toko-toko, restoran, dan gedung-gedung publik di wilayah yang berbahasa Italia, tepatnya di Ticino.

Pemerintah daerah di negara Swiss selatan menyetujui pelarangan tersebut, lansir Daily Mail (25/11/2015).

Menurut pemerintah daerah, pemerintah Ticino menginginkan pelarangan burqa dan cadar seperti topeng yang dikenakan para demonstran balaclava.

Namun, aturan itu hanya berlaku untuk cadar yang dikenakan oleh beberapa perempuan Muslim dan tidak terkecuali bagi wisatawan yang sedang berkunjung.

Minimum denda adalah 100 francs (£65) dan perempuan bisa diberikan hukuman sampai 10,000 francs (£6500)

Parlemen Swiss mengatakan bahwa larangan tersebut tidak melanggar undang-undang federal. Namun, belum diketahui kapan aturan baru tersebut akan segera diberlakukan.

Pengunjung yang akan datang ke Ticino akan diinformasikan di bandara oleh petugas, tepatnya di perbatasan Italia, bahwa mengenakan cadar itu dilarang.

(fath/arrahmah.com) - See more at: http://www.arrahmah.com/news/2015/11/25/di-swiss-muslimah-yang-mengenakan-cadar-akan-didenda-sebesar-6-500.html#sthash.Oyr1fqjs.dpuf




TICINO (Warung Islam)– Islamophobia melanda umat Islam, terutama wanita muslim di Swiss. Jika kedapatan mengenakan burqa atau cadar di muka umum, maka siap-siap kena denda maksimal 10 ribu Swiss Francs atau sekira Rp134 juta.

Seperti dikutip Daily Mail, Rabu (25/11/2015), aturan beserta denda itu akan dikenakan kepada para wanita muslim bercadar di Kota Ticino, Swiss dan sudah disetujui Pemerintah Kota Ticino.

Denda itu merupakan realisasi dari referendum yang diajukan sejak September 2013, di mana dua dari tiga pejabat Pemkot Ticino menyetujui rancangan peraturan tersebut.

Aturan itu juga berlaku bagi massa yang berunjuk rasa menggunakan cadar dan balaklava (penutup wajah). Hal serupa berlaku tak hanya buat warga Swiss, tapi juga turis asing yang datang ke Ticino.
Adapun aturan ini seolah turut didukung pemerintah pusat Swiss, di mana Parlemen Swiss menyatakan, pelarangan cadar itu tak dianggap melanggar hukum federal.

Pelarangan ini merupakan aturan serupa seperti yang diterapkan di Prancis. Negara dengan populasi muslim terbesar Eropa itu sudah menerapkan denda terhadap warga muslim bercadar sejak 2010.

Sebuah LSM di Inggris, sempat berusaha menentang pelarangan cadar tersebut ke Pengadilam HAM Eropa tahun lalu, tapi sayangnya ditolak.
Di Swiss, Muslimah yang mengedakan cadar di depan umum akan didenda sebesar £ 6.500, sesuai dengan aturan baru yang diberlakukan oleh pemerintah setempat.

Muslimah akan dilarang mengenakan cadar di toko-toko, restoran, dan gedung-gedung publik di wilayah yang berbahasa Italia, tepatnya di Ticino.

Pemerintah daerah di negara Swiss selatan menyetujui pelarangan tersebut, lansir Daily Mail (25/11/2015).

Menurut pemerintah daerah, pemerintah Ticino menginginkan pelarangan burqa dan cadar seperti topeng yang dikenakan para demonstran balaclava.

Namun, aturan itu hanya berlaku untuk cadar yang dikenakan oleh beberapa perempuan Muslim dan tidak terkecuali bagi wisatawan yang sedang berkunjung.

Minimum denda adalah 100 francs (£65) dan perempuan bisa diberikan hukuman sampai 10,000 francs (£6500)

Parlemen Swiss mengatakan bahwa larangan tersebut tidak melanggar undang-undang federal. Namun, belum diketahui kapan aturan baru tersebut akan segera diberlakukan.

Pengunjung yang akan datang ke Ticino akan diinformasikan di bandara oleh petugas, tepatnya di perbatasan Italia, bahwa mengenakan cadar itu dilarang.

(fath/arrahmah.com) - See more at: http://www.arrahmah.com/news/2015/11/25/di-swiss-muslimah-yang-mengenakan-cadar-akan-didenda-sebesar-6-500.html#sthash.Oyr1fqjs.dpuf
Di Swiss, Muslimah yang mengedakan cadar di depan umum akan didenda sebesar £ 6.500, sesuai dengan aturan baru yang diberlakukan oleh pemerintah setempat.

Muslimah akan dilarang mengenakan cadar di toko-toko, restoran, dan gedung-gedung publik di wilayah yang berbahasa Italia, tepatnya di Ticino.

Pemerintah daerah di negara Swiss selatan menyetujui pelarangan tersebut, lansir Daily Mail (25/11/2015).

Menurut pemerintah daerah, pemerintah Ticino menginginkan pelarangan burqa dan cadar seperti topeng yang dikenakan para demonstran balaclava.

Namun, aturan itu hanya berlaku untuk cadar yang dikenakan oleh beberapa perempuan Muslim dan tidak terkecuali bagi wisatawan yang sedang berkunjung.

Minimum denda adalah 100 francs (£65) dan perempuan bisa diberikan hukuman sampai 10,000 francs (£6500)

Parlemen Swiss mengatakan bahwa larangan tersebut tidak melanggar undang-undang federal. Namun, belum diketahui kapan aturan baru tersebut akan segera diberlakukan.

Pengunjung yang akan datang ke Ticino akan diinformasikan di bandara oleh petugas, tepatnya di perbatasan Italia, bahwa mengenakan cadar itu dilarang. - See more at: http://www.arrahmah.com/news/2015/11/25/di-swiss-muslimah-yang-mengenakan-cadar-akan-didenda-sebesar-6-500.html#sthash.LWqqtC8Z.dpuf
Di Swiss, Muslimah yang mengedakan cadar di depan umum akan didenda sebesar £ 6.500, sesuai dengan aturan baru yang diberlakukan oleh pemerintah setempat.

Muslimah akan dilarang mengenakan cadar di toko-toko, restoran, dan gedung-gedung publik di wilayah yang berbahasa Italia, tepatnya di Ticino.

Pemerintah daerah di negara Swiss selatan menyetujui pelarangan tersebut, lansir Daily Mail (25/11/2015).

Menurut pemerintah daerah, pemerintah Ticino menginginkan pelarangan burqa dan cadar seperti topeng yang dikenakan para demonstran balaclava.

Namun, aturan itu hanya berlaku untuk cadar yang dikenakan oleh beberapa perempuan Muslim dan tidak terkecuali bagi wisatawan yang sedang berkunjung.

Minimum denda adalah 100 francs (£65) dan perempuan bisa diberikan hukuman sampai 10,000 francs (£6500)

Parlemen Swiss mengatakan bahwa larangan tersebut tidak melanggar undang-undang federal. Namun, belum diketahui kapan aturan baru tersebut akan segera diberlakukan.

Pengunjung yang akan datang ke Ticino akan diinformasikan di bandara oleh petugas, tepatnya di perbatasan Italia, bahwa mengenakan cadar itu dilarang.

(fath/arrahmah.com) - See more at: http://www.arrahmah.com/news/2015/11/25/di-swiss-muslimah-yang-mengenakan-cadar-akan-didenda-sebesar-6-500.html#sthash.Oyr1fqjs.dpuf
Read More

MUI Temukan Bumbu Resto Solaria di Balikpapan Mengandung Babi

| 0 komentar

Warung Islam -Tim Gabungan Operasional Razia Daging Ilegal menemukan dua bumbu di restoran Solaria, Plaza Balikpapan yang positif mengandung bahan tidak halal.Temuan tersebut berada di bumbu campur dan bumbu rendam ayam. Kedua bumbu itu pun disita untuk selanjutnya diuji.
Sebanyak 20 jenis bahan yang disita, dari 20 tersebut ada delapan yang sudah diuji, dan dua diantaranya positif mengandung bahan tidak halal, atau mengandung hewan babi.
“Kami mengambil 20 sampel bahan makanan, dan baru delapan sampel yang diuji, dua yang positif non halal,” ujar Ketua Tim Gabungan Opreasional Razia, drh. Noor Lenawati, Senin (23/11/2015), sebagaimana dilansir kaltim.tribunnews.com.
Ia mengatakan, hanya belum bisa melihat kadarnya, karena tes yang ada kualitatif, dengan pengkajian dan dilakukan oleh tim gabungan langsung di tempat.
    Tim gabungan operasional razia daging ilegal saat menguji bumbu di restoran Solaria, Plaza Balikpapan, Senin (23/11/2015). Sebanyak 20 jenis bahan yang disita, dari 20 tersebut ada delapan yang sudah diuji, dan dua diantaranya positif mengandung bahan tidak halal. (kaltim.tribunnews.com)

Tim gabungan ini terdiri dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Balikpapan, Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan (DPKP) Balikpapan, Lembaga Pengkajian Pangan, Obat‑obatan dan Kosmetika (LP POM), dan BPPOM Provinsi, Pihak Kepolisian, Satpol PP dan lainnya.
Sekretaris Umum MUI Balikpapan, Drs H M Jailani MSi mengatakan sidak dilaksanakan dari pukul 08.00 pagi. Ada beberapa sampel yang diambil, ternyata dari uji beberapa bahan-bahan ditemukan barang yang positif tidak halal.
Sebelumnya pada tahun 2013, PT Solaria pernah diterpa isu tudingan bahwa sajian restoran tersebut haram. Kasus tersebut bermula ketika ada salah satu produk franchise penyedia minyak menawarkan ke perusahaan untuk bergabung, tapi perusahaan menolak karena Solaria sudah memakai minyak yang berlabel halal. Selain itu Solaria tidak mencari mitra. “Setelah itu mulailah bergulir isu yang terus berkembang. Terlebih isu yang di kembangkan itu sangat sensitif,” kata Operasional Manager PT Solaria, Dedy Nugrahadi di Depok, 15 Agustus 2013 sebagaimana dikabarkan Viva.co.id.
Setelah diterpa isu tentang penggunaan lemak babi dan angciu tersebut, pada bulan Desember 2013 Solaria membuktikan kehalalannya dengan menerima secara resmi sertifikat Halal MUI, tepatnya pada hari Selasa (3/12/13) di Kantor MUI, Jakarta, sebagaimana diberitakan detik.com.
Read More
 
Support : Creating Website | Hamba Allah | Warung Islam
Copyright © 2011. Warung Islam - All Rights Reserved
Template Modify by Liwaul Hamdi Tanjung
Proudly powered by Blogger