Demo Ahok Dimesjid agung Medan,Sumut

| 0 komentar


Warung Islam-Masjid Agung Kota Medan dipadati ribuan umat muslim yang menuntut penegakan hukum terhadap Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama (Ahok). Massa yang tergabung dalam Gerakan Umat Anti Penistaan Agama Islam menuntut agar pemerintah menghukum Ahok karena telah melakukan penistaan agama.
Dalam aksinya, massa yang berasal dari berbagai macam organisasi Islam memakai ikat kepala dan membawa poster yang berisi kecaman terhadap orang nomor satu di ibukota negara itu.
Ustadz Lathief Khan, dalam orasinya mengutuk Ahok karena dinilai telah menghina umat islam dengan ucapannya atas Surat Al-Maidah ayat 51. Video ahok soal ayat suci itu tersebar luas di media sosial dan menjadi viral.

“Hari ini kita laporkan manusia kurang ajar itu!. Nanti kita lihat bagaimana Kapolri, Presiden melihat masyarakatnya marah terhadap kafir  itu,” tegas Ustadz Latief Khan dalam orasinya dari dalam masjid.
Dia pun mengungkapkan, kemarahan umat Islam saat ini hanyalah kepada Ahok.
“Dia bilang Al-Quran sebagai pembodohan? Kemarahan kita cuma ada sama satu manusia bernama ahok itu,” tegasnya.

Latief menegaskan, apabila tuntutan umat Islam untuk menghukum Ahok tidak dituruti pemerintah, maka bisa jadi akan terjadi gelombang massa yang lebih besar.
“Saya yakin kalau ini tidak di respon pemerintah maka bisa jadi akan ada gelombang yang lebih besar lagi,” katanya.
Selanjutnya, massa akan bergerak menuju Mapolrestabes Medan untuk melaporkan Ahok atas dugaan kasus penistaan agama.
“Kita akan gerak kesana (Mapolrestabes Medan) ba’da Ashar bang,” ujar seorang massa yang memakai ikat kepala bertuliskan hukum Ahok kepada para reporter Media yang hadir.

Organisasi Islam yang ikut dalam aksi ini antara lain KAHMI, Majelis Mujahidin, HMI, KIRAB, BKPRMI, FUISU, Hizbut Tahrir, FPI, Darul Ukhuwah, FKMT, Majelis Ash Suffah, Pemuda Muslim Indonesia dan organisasi lainnya.
Aksi juga mendapat pengawalan ketat kepolisian. Sebanyak 620 personil gabungan diturunkan untuk mengamankan jalannya aksi hingga selesai.

Read More

“Semoga Langkahmu ke Sekolah Menuju Surga”

| 0 komentar

Warung Islam-Pelajar Muslimah ini kemungkinan sedang membantu orangtuanya dengan membawakan barang dagangannya ke pasar sembari pergi sekolah.

“DI saat anak-anak sekolah lain sibuk kebut-kebutan dengan sepeda motor hasil keringat orang tuanya.
Di kala kalian sibuk ber-selfie dengan kamera smartphone pembelian ibu-bapak kalian.
Seorang rekan kalian asyik mendorong becak berisi dagangan milik orangtuanya.”
Narasi itu diungkapkan Erwin Gucci pada Selasa, 17 Rabiuts Tsani 1437 (26/01/2016). Melalui akun media sosial, ungkapan tersebut ia sertai unggahan tiga foto yang mengundang simpati dan empati siapa saja insan pemilik perasaan ini.


Dalam foto-foto tersebut, tampak seorang perempuan berseragam SMA tengah mendorong sebuah gerobak –yang oleh pengunggah disebut becak.


Diterangkan, gambar tersebut dijepret di Jl Syech Kukut, Kota Solok, Sumatera Barat, Selasa (26/01/2016) pukul 07.45 WIB.


Pengamatan hidayatullah.com, tampak gerobak itu memuat berbagai perkakas dapur dan tempat makanan. Seperti blender, rice cooker, termos nasi, piring, dan benda segolongan yang sebagian ditutupi koran.


Sambil berjalan kaki, pelajar berjilbab itu terlihat menuntun gerobaknya di jalan raya yang cukup ramai. Gerobak gandeng sepeda itu tidak dinaikinya. Dari seragam dan tas punggung yang dikenakan serta waktu pengambilan gambarnya, sepertinya ia sedang menuju ke sekolah.


Menilik unggahan itu, Muslimah tersebut kemungkinan bermaksud membantu orangtuanya dengan membawakan barang dagangannya ke pasar. Timbul dugaan lain bahwa ia memang hendak berjualan di sekolahnya.


“Malukah ia?? Gengsikah ia??” tulis Erwin seakan menafikan pertanyaannya sendiri.


“Semoga cita-citamu tercapai, Nak. Allah tidak akan menyia-nyiakan hamba-Nya yang mau berusaha dan berikhtiar,” doa pun dihaturkan untuk gadis teladan itu.


Dibanjiri Doa

Tak sampai 1×24 jam, foto-foto yang diunggah sekitar pukul 22.42 dalam catatan facebook itu segera menjadi viral.


Hingga Kamis (28/01/20106) jam 8 pagi, unggahan ulang yang disebut Erwin bersumber dari akun Ronny Daniel ini pun, setidaknya, telah disukai oleh 11815 akun. Juga telah dibagikan minimal sebanyak 4416 kali, serta mengundang 2524 lebih komentar.


Angka-angka tersebut terus bertambah bahkan dalam hitungan detik.


Para netizen seakan berebut menorehkan apresiasi dan rasa salut mereka kepada gadis yang belum diketahui identitasnya tersebut.


“Generasi pekerja keras, beriman, ikhlas, dan tetap gigih menuntut ilmu. Semoga Tuhan selalu melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya untuk generasi sepertimu. Aamiin!” tulis akun Nuril Anwar.


“Harus jadi pemimpin bangsa anak seperti ini,” tambah Mugni Heryanto.


Menurut Meiliany Siregar, anak yang tergolong tahan banting dalam kehidupan, tidak cengeng dan rapuh seperti  itu, banyak yang berhasil di masa depannya. Sebab waktu mereka sudah terbiasa untuk terus bekerja. “Dibanding anak yang berkecukupan,” ujarnya.


Semoga, tulis Emy Widyastuti, dengan baktinya kepada orangtua, pelajar tersebut akan selalu berada dalam pelukan dan lindungan Allah di dunia-akhirat.


Setiap detik, doa-doa terus membanjiri postingan itu. Termasuk doa dari Taufik Dwi Rahmanto, “Langkahnya adalah langkah menuju surga.”*hidayatullah.com/warungislam


Rep: Muh. Abdus Syakur
Editor: Cholis Akbar


Read More

Polda Riau Pasang Spanduk Anti Syiah, Tokoh JIL dan Politisi PDIP Ini Sewot

| 0 komentar


Warung Islam-
Polda Riau memasang spanduk yang bertuliskan, “SYIAH BUKAN ISLAM, BAHAYA SYIAH MENGANCAM AQIDAH DAN STABILITAS BANGSA” yang gambarnya sudah banyak tersebar dimedia sosial pada Senin, 25 Januari 2016.



Inisiatif Polda Riau tersebut mendapat banyak apresiasi masyarakat, karena memberantas gerakan Syiah yang sesat adalah memang tugasnya polisi.


Rupanya, ada pihak yang merasa terganggung dengan spanduk yang sudah beredar luas dimedia sosial itu. Siapakah dia?


Adalah tokoh Jaringan Islam Liberal (JIL) Zuhairi Misrawi protes kepada Kapolda Riau terkait spanduk yang dipasang.


Zuhairi yang juga dikenal sebagai politisi PDIP ini berpendapat, tidak sepatutnya Kapolda Riau memasang spanduk yang mengandung yang berisi penolakan terhadap Syiah. Zuhairi pun memberikan solusi agar spanduk dipasang di Arab Saudi.


“Ini spanduk layaknya ada di Saudi, bukan di Kapolda Riau :(( ” kicau Zuhairi via akun twitter @zuhairimisrawi, Senin (25/1/2016).


Diketahui, Zuhairi Misrawi adalah salah satu caleg dari PDIP yang gagal menuju senayan pada Pileg 2014 lalu. Hal ini menandakan bahwa, rakyat tidak begitu percaya kepada dirinya menjabat anggota DPR RI. Jika jadi caleg saja tak mamapu, bagaimana Zuhairi mau membela syiah?pekannews.com/warungislam
Read More

Turki bisa menjadi ujung tombak kebangkitan atau pemersatu pemimpin2 dunia islam

| 0 komentar


Read More

المبدع عمر عمروسي Arabs Got Talent

| 0 komentar


Read More

Syiah Suka Melukis Wajah Nabi

| 0 komentar


Read More

banyaknya penghuni neraka wanita

| 0 komentar


Read More

tentang syi'ah yang gak disiarkan TV One

| 0 komentar


Read More

Khutbah Jum'at yang membangkitkan semangat Jihad

| 0 komentar


Read More

karena bencinya dengan syi'ah dan jokowi

| 0 komentar


Read More

Tolikara

| 0 komentar


Read More

Wahdah Islamiyah ultimatum Metro TV 2X24 jam

| 0 komentar

JAKARTA (Warung Islam) – Terkait tuduhan terorisme kepada Wahdah Islamiyah dan ketua umumnya KH. Dr (HC) H. Muhammad Zaitun Rasmin Lc., MA dalam pemberitaan Metro TV, Ormas Islam Wahdah Islamiyah menuntut pihak Metro TV meralat pemberitaan tersebut dalam waktu 2 x 24 jam.

“Karena itu kami menuntut pihak Metro TV meralat pemberitaan tersebut dalam waktu 2 x 24 jam setelah pernyataan kami ini diterima oleh pihak Metro TV. Ralat yang dimaksud adalah dengan jalan memberikan kesempatan kepada Wahdah Islamiyah untuk meluruskan info yang tidak benar ini dalam siaran live Metro TV,” demikian sikap resmi Wahdah Islamiyah yang dibacakan Wakil Ketua Wahdah Islamiyah Ustadz Ikhwan Abdul Jalil saat konferensi pers di restoran Pulau Dua Senayan Jakarta, Senin (11/1/2016) siang.

Wahdah Islamiyah dengan tegas membantah pemberitaan televisi milik Surya Paloh tersebut. “Berita tersebut adalah tuduhan yang tidak benar sehingga bisa menjadi fitnah dan pencemaran nama baik bagi Wahdah Islamiyah dan pribadi Ketua Umumnya.”

Diketahui bersama oleh publik, bahwa pada program acara News Story Insight (NSI) tanggal 3/1/2016 pukul 15.55 WIB, ditampilkan slide yang menuliskan Wahdah Islamiyah dan Ketua Umumnya Dr.(H.C.) H. Muhammad Zaitun Rasmin, Lc., M.A. yang disebut Metro TV Zaitun Rasmin masuk dalam daftar jaringan terorisme di Indonesia.

Ketua Umum Wahdah Islamiyah Dr (HC) H. Muhammad Zaitun Rasmin Lc., MA. menggelar konferensi pers bersama sejumlah tokoh nasional dan pengurus Wahdah Islamiyah (WI) untuk memberikan dukungan kepada Wasekjen MUI itu. Tampak hadir dalam konferensi pers ini Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Ketua MUI KH. Cholil Nafis, Adhyaksa Dault, Sekjen MIUMI Ustadz Bachtiar Nasir, Ustadz Farid Okbah, Ustadz Syafii Antonio, Ustadz Fadhlan Garamatan, Syekh Ali Jaber, Fahmi Salim (MUI), Amirsyah Tambunan (MUI) dan Ustadz Ferry Nur. (azmuttaqin/arrahmah.com/warungislam)

Read More

Ini Daftar Kejahatan Tokoh Syiah Nimr Al Nimr Sehingga Dieksekusi Arab Saudi

| 0 komentar

Warung Islam - Mengapa pemerintah Arab Saudi mengeksekusi Nimr Al Nimr? Rupanya tokoh syiah itu memiliki daftar kejahatan yang panjang. Bukan hanya menghasut pemberontakan tetapi juga terlibat dalam aksi baku tembak melawan pemerintah.
Berikut ini daftar kejahatan Nimr Al Nimr seperti dilansir Arab News, Senin (4/1/2015):

2002

Sejak tahun 2002, Al Nimr rutin berkhutbah di Masjid Imam Hussain di Al-Awamiyah. Pidatonya semakin bernuansa politik dan menuding pejabat pemerintah dan pasukan keamanan menistakan agama Islam. Al Nimr juga menyerukan agar rakyat Saudi bangkit melawan pemerintah.




2009

Al Nimr menyerukan daerah-daerah berpenduduk mayoritas Syiah untuk memisahkan diri dari Negara Arab dan membentuk sebuah negara Syiah bersatu.

2011

Al Nimr menghina para pejabat pemerintah dan menyebut pasukan keamanan sebagai pasukan pembuat kekacauan. Ia juga Arab Saudi membunuhi orang-orang syiah dan menghasut agar
warga Saudi melakukan perlawanan.
Di Qatif, pidato-pidato Al Nimr berhasil menyulut aksi protes brutal warga Syiah.




2012

Al Nimr terlibat baku tembak melawan aparat kepolisian pada 8 Juli 2012. Hari itu Al Nimr ditangkap oleh pasukan keamanan setelah kakinya terluka dalam baku tembak.
Al Nimr terus saja memprovokasi warga Saudi untuk melawan pemerintah meskipun istrinya yang menderita kanker dibawa berobat ke Amerika Serikat dengan biaya ditanggung oleh pemerintah Arab Saudi. Namun, di tahun 2012 istri Al Nimr menghembuskan nafasnya yang terakhir akibat kanker ganas yang dideritanya.

2014

Al Nimr divonis hukuman mati oleh Pengadilan Kejahatan Khusus pada 15 Oktober 2014, atas keterlibatan tokoh syiah itu dalam aksi-aksi teror yang menewaskan sejumlah aparat serta melukai petugas dan puluhan warga sipil.
Akhirnya Pemerintah Arab Saudi mengumumkan pada hari Sabtu (2/1/2015) lalu telah mengeksekusi Al Nimr bersama 47 narapidana terorisme, termasuk anggota-anggota Al-Qaida.
[Ibnu K/Tarbiyah/warung islam]
Read More

Ikuti Jejak Saudi, Bahrain Usir Dubes Iran dan Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Teheran

| 0 komentar

DUBAI,UNI EMIRAT ARAB (Warung Islam) - Bahrain hari Senin (4/1/2016) memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran, menyusul langkah sekutunya Arab Saudi ketika ketegangan meningkat atas hukuman mati bagi seorang ulama Syi'ah, kantor berita AFP melaporkan.

Negara monarki Sunni yang kerap "diobok-obok" oleh kaki tangan pemerintah Syi'ah Iran itu memerintahkan diplomat Iran di negara Teluk kecil itu "untuk meninggalkan kerajaan dalam waktu 48 jam," kata kantor berita negara BNA mengatakan di Twitter.

Sebuah pernyataan Bahrain mengatakan keputusan itu dipicu oleh serangan "pengecut" terhadap misi diplomatik Arab Saudi di Iran dan "peningkatkan campur tangan mencolok dan berbahaya" oleh Teheran dalam urusan internal negara-negara Arab dan Teluk.

Manama mengatakan serangan pada misi Saudi merupakan "pola kebijakan sektarian yang sangat berbahaya yang harus dihadapi ... dalam rangka melestarikan keamanan dan stabilitas di seluruh wilayah."

Kementerian luar negeri Bahrain memanggil kuasa usaha Iran Murtada Sanawbari dan menyerahkan catatan resmi dalam hal ini, kata pernyataan yang dibawa oleh BNA.

Selain Bahrain, Sudan juga mengikuti jejak Saudi dengan memutuskan hubungan diplomatik dengan pemerintah Syi'ah Iran setelah penyerbuan Kedutaan Arab Saudi di Teheran dan bangunan konsulat Saudi di tempat lain di Iran.

"Menanggapi serangan barbar pada kedutaan Arab Saudi di Teheran dan konsulatnya di Masyhad ... pemerintah Sudan mengumumkan pemutusan segera hubungan dengan Republik Iran," kata pernyataan Kementerian Luar Negeri hari Senin seperti dilansir kantor berita Reuters.

Arab Saudi pada hari Ahad mengatakan mereka memutuskan hubungan dengan pemerintah Iran setelah orang-orang Syi'ah yang marah membakar kedutaan besarnya di Teheran dan menyerang konsulat di Mashhad sehari setelah Riyadh mengeksekusi ulama Syi'ah Nimr al-Nimr. (st/AFP,Reuters/voa-islam.com/warung islam)
Read More

Turki Mendirikan Pangkalan Militer di Qatar Untuk Menghadapi Musuh Bersama

| 0 komentar

DOHA (Warung Islam) - Turki akan membangun pangkalan militer di Qatar sebagai bagian dari perjanjian pertahanan yang bertujuan membantu mereka menghadapi “musuh bersama,” ungkap Duta Besar Turki untuk Qatar, Rabu.

Pembentukan basisi militer adalah bagian dari perjanjian yang ditandatangani pada tahun 2014 dan diratifikasi oleh parlemen Turki pada bulan Juni, dalam rangka mengintensifkan kemitraan dengan Qatar pada saat meningkatnya ketidakstabilan dan semakin melemahnya pengaruh AS di wilayah tersebut.

Duta besar Turki, Ahmet Demirok, mengatakan kepada Reuters bahwa 3.000 pasukan darat akan ditempatkan di pangkalan – instalasi militer pertama Turki di luar negeri di Timur Tengah – serta unit angkatan udara dan laut, pelatih militer dan pasukan operasi khusus.

Pangkalan serbaguna tersebut akan digunakan sebagai tempat untuk latihan bersama. Perjanjian tersebut juga memberikan Qatar opsi untuk mendirikan basis militer di Turki, ia mengatakan dalam sebuah wawancara.

“Turki dan Qatar menghadapi masalah umum dan kami berdua sangat prihatin tentang perkembangan di kawasan dan kebijakan dari negara-negara lain … Kami menghadapi musuh bersama. Saat ini adalah masa kritis, jadi kerjasama Timur Tengah antara kami sangat penting, “kata Demirok.

Qatar adalah rumah terbesar bagi pangkalan udara  AS di Timur Tengah, Al Udeid, di mana sekitar 10.000 personil militer ditempatkan, dan pengaruh  AS di wilayah tersebut saat ini dinilai semakin berkurang.

Demirok mengatakan 100 tentara Turki saat ini berada di Qatar untuk pelatihan militer negara Teluk. Dia tidak mengatakan kapan basis militer Turki akan selesai dibangun.

“Hari ini kita tidak membangun aliansi baru melainkan menemukan kembali hubungan bersejarah dan persaudaraan,” katanya, mengacu pada Khilafah Muslim Ottoman yang sebelum keruntuhannya pada tahun 1920, membentang dari Eropa Timur ke Teluk Arab.

“Dengan semakin lemahnya pengaruh Amerika Serikat di Teluk, apa yang kita saksikan sekarang adalah diversifikasi sekutu potensial,” kata Jean-Marc Rickli, seorang profesor di King College London mengajar di Qatar National Defense College.

“Jika Anda adalah negara kecil seperti Qatar, Anda memiliki kepentingan untuk menjadi tuan rumah dari beberapa sekutu di wilayah Anda, karena akan menyediakan jaminan keamanan langsung dari sekutu Anda. Selain itu, meningkatkan potensi kerugian bagi agresor jika ingin melakukan serangan potensial. ”(middleeastupdate.net/warungislam)
Read More

Ternyata Bagi Seorang Ibu Dibentak Itu Lebih Sakit daripada Saat Melahirkan

| 0 komentar

 Berikut ini menceritakan tentang bagaiman sakitnya perasaan ibu kita saat kita bentak, bahkan lebih sakit daripada saat dia melahirkan kita. Silahkan simak:

“IBU, masakin air bu. Aku mau mandi pakai air hangat,” seorang anak meminta ibunya menyiapkan air hangat untuk mandinya.

Sang ibu dengan ikhlas melaksanakan apa yang diperintah oleh sang anak.

Dengan suara lembut ibunya menyahut, “Iya, tunggu sebentar ya, sayang!”

“Jangan terlalu lama ya Bu! Soalnya saya ada janji sama tema,.” ujar sang anak.

Tidak lama kemudian sang ibu telah usai menyiapkan air hangat untuk buah hatinya.

“Nak, air hangatnya sudah siap,” ibu itu memberi tahu.

“Lama sekali sih, Bu…” sang anak sedikit membentak.

Setelah selesai mandi dan berpakaian rapi, sang anak berpamitan kepada ibunya, “Bu, saya keluar dulu ya, mau jalan-jalan sama teman.”
“Mau kemana nak?” tanya sang ibu.

“Kan sudah aku bilang, saya  mau keluar jalan-jalan sama teman,” kata sang anak sambil mengerutkan dahi.

Malam harinya, sang anak pulang dari jalan-jalan, sesampainya di rumah ia merasa kesal karena ibunya tidak ada di rumah. Padahal perutnya sangat lapar, di meja makan tidak ada makanan apa pun.

Beberapa saat kemudian, ibunya datang sambil mengucapkan salam, “Assalamu’ alaik­­um.. Nak, kamu sudah pulang? Sudah dari tadi?”

“Hah, ibu dari mana saja. Saya ini lapar, mau makan tidak ada makanan di meja makan. Seharusnya kalau ibu mau keluar itu masak dulu…” kata si anak dengan suara sangat lantang.

Sang ibu mencoba menjelaskan sambil memegang tangan anaknya, “Begini sayang, kamu jangan marah dulu. Ibu tadi keluar bukan untuk urusan yang tidak penting, kamu belum tahukan kalau istrinya Pak Rahman meninggal?”

“Meninggal? Padahal tidak sakit apa- apa kan, Bu?” sang anak sedikit kaget, nada suaranya juga tidak tinggi lagi.

“Dia meninggal waktu Maghrib tadi. Dia meninggal saat melahirkan anaknya. Kamu juga harus tahu nak, seorang ibu itu bertaruh nyawa saat melahirkan anaknya,” ibu memberikan penjelasan.

Hati sang anak mulai terketuk, dengan suara lirih ia bertanya pada ibunya, “Itu artinya, ibu saat melahirkanku juga begitu? Ibu juga merasakan sakit yang luar biasa juga?”

“Iya anakku. Saat itu ibu harus berjuang menahan rasa sakit yang luar biasa. Namun, ada yang lebih sakit daripada sekadar melahirkanmu, nak,” sang ibu menjawab.

“Apa itu, Bu?” sang anak ingin mengerti apa yang melebihi rasa sakit ibunya saat melahirkan dia.

Sang ibu tak mampu menahan air mata yang mengalir dari setiap sudut matanya seraya berkata, “Rasa sakit saat ibu melahirkanmu itu tak seberapa, bila dibandingkan dengan rasa sakit yang ibu rasakan saat dirimu membentak ibu dengan suara lantang, saat kau menyakiti hati ibu, Nak.”

Si anak langsung menangis dan memohon ampun atas apa yang telah diperbuat selama ini pada ibunya.

Masih beranikah kamu membentak ibumu yang telah mempertaruhkan hidup matinya melahirkan kamu? Silahkan Sebarkanlah cerita ini kepada semua temanmu.
Read More

Ibu adalah nafas kehidupan

| 0 komentar


Ibu adalah ibarat mentari yang menyinari setiap saat. Ibu adalah nafas kehidupan. Ibu adalah pelepas dahaga. Surga sebelum surga, Cahaya sebelum cahaya. Betapa besarnya kasih seorang ibu kepada kita. Cintanya yang dalam kepada kita sudah ditanamkan sejak kita masih berada di dalam perutnya. Belaian lembut dari jemari nya melebihi sutra. Harapan dan kasih sayangnya melebihi rindunya seorang kekasih. Cinta seorang Ibu kepada anaknya begitu hebat hingga tak mampu kita mengukurnya. Bersyukurlah kita yang dilahirkan dan memiliki ibu yang selalu setia mendampingi kita setiap saat. Hingga Nabi, ketika datang seorangpemuda menanyakan tentang apakah perbuatan baik kepada ibunya selama ini mampu membalas jasa kesetiaan ibunya sejak masih kecil hingga dewasa. Maka jawab nabi “Semua yang engkau lakukan tak akan mampu membalas kebaikan ibumu walau hanya satu pukulan tanganmu di dalam perut ibumu”.

Jika kita masih ingin berharap segala kemudahan datang kepada kita, maka segeralah berbuat apa saja yang mampu menyenangkan hati Ibu kita, Ibu adalah ladang tempat kita menanam benih kebaikan hingga mampu mendatangkan Ridha Allah. Apa saja yang sekiranya kita bisa kerjakan maka segera kita kerjakan. Janganlah sampai kita menyia-nyiakan kesempatan yang masih ada pada kita. Kesempatan untuk berbakti tak akan datang kedua kali. Selama Ibu kita masih hidup, inilah peluang terbesar bagi kita untuk membuat Allah tersenyum kepada kita. Senyuman Ibu kita yang dilemparkan kepada kita dengan ihklas menandakan bahwa Allah senang kepada kita. Sungguh, orang tua kita tidak akan pernah berharap banyak kepada kita untuk membalas budi dan jasa mereka selain cukup dengan melihat kita bahagia maka mereka akan merasakan kebahagiaan pula. Orang tua tidak akan pernah berharap materi dari anaknya yang sukses. Cukup dengan melihat kita sehat maka hati mereka akan tenteram. Ibu kita telah diciptakan oleh Allah sebagai tempat kita berbagi. Segala keluh kisah kita setiap saat selalu siap untuk didengarnya. Bahkan segala kesusahan kita akan menjadikan seorang ibu demam tiada terkira. Ibu kita, Allah menghendakinya untuk tempat kita beramal dan memudahkan segala langkah yang kita buat. Percaya atau tidak, jika kita bisa menyenangkan hati ibu kita dan berbuat sesuatu yang menjadikan ibukita bahagia, maka tak akan lama lagi Allah akan membantu kita dan segala usaha baik kita. Maka itulah maksud Nabi mengatakan “Ibumu, Ibumu, Ibumu”
Sering kita tidak menyadari betapa besar jasa ibu kepada kita. Berapa banyak sudah tenaga, waktu dan pikirannya tercurah guna mendidik kita. Ibu telah bertaruh nyawa dan darah agar kita dapat terlahir dengan selamat dan sehat. Ibu telah berjuang dengan hebat agar kita menjadi anak yang baik dan berguna. Namun jasa ibu yang demikian besar seolah tidak nampak di mata kita. Dia yang telah mendidik kita dari kecil, mulai dari melahirkan, menyusui, memandikan, yang selalu membersihkan kotoran kita, yang sering terjaga di malam hari untuk menunggui kita agar kita dapat tidur dengan nyenyak, yang sering menyuapi kita, yang selalu mengasuh kita dengan tangan dan hatinya yang penuh kasih sayang dan kesabaran, yang selalu lelah karena menggendong kita, yang selalu menyeka keringat kita, yang selalu menghapus air mata kita, yang selalu menyiapkan sarapan pagi dan masakan buat kita, adalah danau kehidupan yang airnya tidak pernah kering. Ibu seolah pohon rindang yang selalu menaungi kita. Ibu adalah lentera yang selalu menyala dan api kasih sayangnya tidak pernah padam. Namun sering sekali kita tidak memperhatikan dan berpikir betapa besar jasa ibu kepada kita.
Jika kita masih ingin berharap Allah membantu segala usaha kita, maka banyak-banyak berbakti kepada kedua orang tua kita, terutama sekali ibu kita. Kita mesti mencari peluang untuk dapat menyenangkan hati ibu kita. Dengan sedikit atau banyak perbuatan yang dapat membahagiakan ibu kita maka akan sangat baik bagi kita. Ibu adalah pintu keridhaan Allah kepada kita. Ibu adalah sungai yang dengan air cintanya dapat memudahkan jalan hidup kita. Kita tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan emas ini. Selagi ibu kita masih hidup, artinya ladang keridhaan Allah terbuka lebar buat kita untuk segera kita tanami dengan benih-benih bakti dan tak lama lagi kita akan segera memanen hasilnya. Tak perlu kita datang kepada kyai, atau paranormal untuk minta doa dan wirid guna melancarkan usaha kita. Cukup dengan kita berbakti kepada Ibu kita dan membahagiakan hatinya maka pertolongan Allah akan datang kepada kita. Tentunya dengan diiringi usaha dan doa. Apalagi doa ibu yang selalu menyertai kita. Itulah yang mahal dan perlu kita raih. Kesungguhan doa ibu kita yang mesti kita dapatkan. Walau ibu tidak perlu diminta pasti akan selalu mendoakan kita. Namun tidak bisa dipungkiri jika kita membuat kesal dan marah ibu kita, rasanya akan sulit mendapatkan ketulusan doa ibu. Untuk itu perlu bagi kita selalu menjaga agar tidak menyakiti hati ibu kita. Jangan sampai ada kata-kata yang keluar dari mulut kita yang melukai ibu kita. Sangat tidak pantas sekali jika kita melakukan itu. Namun jika tanpa sengaja kita melakukannya maka segeralah bersimpuh di kakinya untuk meminta maaf. Maaf adalah kata-kata terindah yang mampu meredam murka Allah kepada kita. Karena jika kita menyakiti hati ibu apalagi sampai mendzaliminya maka murka Allah akan datang kepada kita.

Kasih anak sepanjang jalan, kasih ibu sepanjang hayat . Apapun yang sudah kita buat belum apa-apa dibandingkan dengan kasih sayang ibu yang telah diberikan pada kita. Memang kenyataannya ibu adalah sosok yang begitu penting bagi eksistensi keluarga. Dengan kasih sayang ibu, maka segala kebutuhan dan urusan keluarga dapat terpenuhi dan terselesaikan tanpa kendala. Ibu atau wanita memang sosok manusia yang kuat dan berperan penting dalam perkembangan dan pertumbuhan anak serta peningkatan kondisi keluarga.
Begitu indah gambaran ibu bagi seorang anak dan keluarganya. Semua itu menunjukkan bahwa kasih sayang ibu keada anaknya tidak berbatas apapun. Apapun dilakukan oleh ibu agar anak-anaknya dapat bahagia. Dan, mereka tidak membutuhkan apapun dari anak-anaknya.
Kasih sayang ibu memang tidak berbatas. Itu sebuah kenyataan yang tidak dapat dipungkiri. Dapat kita rasakan bagaimana ibu mengasihi dan menyayangi kita, walaupun kita nakal. Ibu tidak pernah kehabisan rasa sayangnya. Mereka tetap saja memberikan kasih sayangnya, walaupun anak menggodanya.
Hati ibu seluas lautan, selapang dunia, bahkan lebih.
Gambaran bahwa hati ibu sedemikian luas memang tidak dapat dipungkiri. Begitu besar rasa kasih sayang ibu kepada anak-anaknya. Ketika masih dalam kandungan, ibu begitu memperhatikan kondisi  calon anaknya. Berbagai upaya dilakukan agar calon anaknya selalu terlindungi kesehatannya.
Bahkan, untuk menjaga kesehatan calon anaknya, ibu harus mengkonsumsi berbagai makanan sehat dan berusaha melakukan kegiatan-kegiatan yang menyehatkan badan. Selama sembilan bulan sepuluh hari, ibu harus mengandung calon anaknya. Dan, selama waktu itu pula ibu harus mengalami penderitaan yang tidak tergambarkan.Tidur tidak lelap.
Dan, ketika tiba saatnya melahirkan, maka pada saat itu ibu harus berjuang antara hidup dan mati. Ibu harus memperjuangkan kelangsungan hidup calon anaknya walaupun proses tersebut mengancam keselamatan dirinya. Ini merupakan bentuk kasih sayang ibu kepada anak-anaknya.
Pada saat anak masih bayi, penderitaan ibu belum selesai. Setiap malam harus bangun untuk mengganti popok, menyusui, dan menidurkan si bayi. Belum juga terlelap lama, jika si kecil bangun, maka ibu harus ikut bangun untuk melayani kebutuhan si kecil. Begitu seterusnya hingga anak dapat hidup mandiri. Bahkan, ketika anak sudah besar dan mandiri-pun kasih sayang ibu tidak pernah surut atau berkurang. Mereka tetap menyayangi anak-anaknya, melalui cucu- cucunya.
Ibu melaksanakan semua itu dengan penuh kasih sayang. Bagi ibu, jika anaknya nyaman, maka tenanglah hatinya. Tetapi, jika anaknya tidak nyaman, misalnya sakit, maka pikiran dan hati ibu menjadi gunda gulana dan tersiksa oleh berbagai kekawatiran. Begitulah, kasih sayang ibu kepada anak-anaknya. Tidak berbatas.
Doa ibu yang penuh berkah
Jika ingin berhasil dalam setiap usaha hidupmu, maka mintalah doa restu kepada ibumu. Ini merupakan sebuah petuah yang sangat nyata. Setiap kali kita akan melakukan sesuatu, misalnya pergi mencari pekerjaan, maka doa restu orang tua, khususnya ibu merupakan bekal yang utama.
Ibu adalah sosok yang begitu kasih kepada kita. Ibu memberikan segalanya untuk kita. Dan, istimewanya, mereka tidak berharap balas atas segala yang sudah dilakukan untuk anak-anaknya. Bagi para ibu, menyayangi anak-anak merupakan amanat yang harus dipertanggungjawabkan saat di akhirat nanti.
Surga di telapak kaki ibu
Kalau ada pepatah mengatakan bahwa surga ada di telapak kaki ibu, bukan berarti kita harus melihat telapak kaki ibu. Ini merupakan sebuah isyarat bahwa kebahagiaan seorang anak terletak di telapak kaki ibu, artinya di sepanjang kehidupan ibu. Jika ibu masih hidup, maka selama ini ibu tetap melangkahkan kaki untuk menciptakan kesempatan kehidupan lebih baik bagi anak-anaknya.
Telapak kaki, diartikan sebagai bagian tubuh yang bersentuhan langsung dengan tanah, maka itu artinya perjalanan hidup ibu. Selama ibu masih hidup, selama itu pula kasih sayang ibu tercurah untuk anak-anaknya. Dan, selama itu pula kehidupan anak berada pada posisi baik. Ibu akan terus berusaha memposisikan anak-anaknya bahagia.
Oleh karena itulah, jika kita ingin bahagia hidup di dunia dan di akhirat, maka sayangilah ibu kita. Berilah mereka kebahagiaan sebab ibu adalah lautan dan dunia kita. Di sanalah kita berlabuh saat sulit dan sebagainya.
Ingat bahwa keberadaan seorang ibu bagi kehidupan merupakan keniscayaan yang tidak dapat kita abaikan.

Ibu,,.
walau di matamu, selamanya aku adalah ranting kecil,
yang kau khawatirkan patah ditiup angin,
dan kau cemaskan akan rapuh dan lemahku,
tapi sesungguhnya aku ingin merindang,
melindungimu dari sedih nestapa.
Ibu…
telah kupandang wajahmu diwaktu tidur
terdapat sinar yang penuh dengan keridhoan
terdapat sinar yang penuh dengan kesabaran
terdapat sinar yang penuh dengan kasih dan sayang
terdapat sinar kelelahan karena aku
Ibu…
Aku yang selalu merepotkanmu
aku yang selalu menyita perhatianmu
aku yang telah menghabiskan air susumu
aku yang selalu menyusahkanmu hingga muncul tangismu
Ibu…
hanya do’a yang bisa kupersembahkan untukmu
karena jasamu
tiada terbalas
Read More

Menteri Agama Dukung MUI: ‘Toko dan Restoran Jangan Paksa Pegawai Muslim Pakai Topi Santa’

| 0 komentar

Warung Islam - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mendukung penegasan Majelis Ulama Indonesia (MUI) agar toko dan restoran tak memaksa pegawai Muslim memakai topi santa. Imbauan tersebut sebagai usaha untuk membangun toleransi dan tenggang rasa antar umat beragama.
Bentuk menghargai dan menghormati perayaan natal tersebut, kata Lukman, tak harus dilakukan dengan menggunakan pakaian atau simbol-simbol kristiani.
“Menghormati dan menghargai keyakinan umat beragama yang berbeda tidak harus dengan meleburkan diri kepada perilaku atau simbol-simbol yang dimaknai sebagai keyakinan umat beragama tersebut,” kata Lukman seperti dikutip detik.com, Senin (14/12).
Kepada umat kristiani, Menag Lukman turut meminta agar tidak memaksa atau mengajak pemeluk agama lain untuk mengikuti atau menggunakan atribut-atribut natal. Seperti juga ketika umat Islam tak memaksa pemeluk agama lain menggunakan busana Muslim saat perayaan Idul Fitri atau Idul Adha.
“Toleransi, tenggang rasa dan sikap saling menghormati harus terus dibangun,” kata Menteri Lukman.
Sebelumnya MUI meminta toko dan restoran tak memaksa pegawai Muslim memakai topi santa. Hal itu dilakukan untuk menjaga toleransi dan tenggang rasa di antara pemeluk agama.
“Saya berharap tidak ada pemaksaan bagi siapapun untuk memakai simbol agama tertentu. Cukup menggunakan seragam tokonya saja,” jelas Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat KH Dr Cholil Nafis.
MUI memang tak membuat imbauan khusus, terkait dengan fenomena pegawai mal di toko atau restoran memakai atribut agama tertentu. Yang terbaik adalah tidak ada paksaan.
“Menghormati tak berarti mengikuti cara ibadah orang lain. Topi sebagai simbol agama lain biarkan, itu adalah pakaian mereka,” ujarnya.(detik.com/warungislam)
Read More

Menteri Agama Imbau Umat Kristiani Tidak Memaksa Muslim Pakai Atribut Natal

| 0 komentar

Warung Islam - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mendukung imbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI) agar toko dan restoran tak mewajibkan pegawai muslim memakai atribut natal. Imbauan tersebut sebagai usaha untuk membangun toleransi antarumat beragama.
 
Bentuk menghargai dan menghormati perayaan natal tersebut, kata Lukman, tak harus dilakukan dengan menggunakan pakaian atau simbol-simbol kristiani. 
 
"Menghormati dan menghargai keyakinan umat beragama yang berbeda tidak harus dengan meleburkan diri kepada perilaku atau simbol-simbol yang dimaknai sebagai keyakinan umat beragama tersebut," kata Lukman dikutip detik.com, Senin (14/12/2015).
 
Kepada umat kristiani, Lukman turut mengimbau agar tidak memaksa atau mengajak pemeluk agama lain untuk mengikuti atau menggunakan atribut-atribut natal. Seperti juga ketika umat Islam tak memaksa pemeluk agama lain menggunakan busana muslim saat perayaan hari Lebaran.
 
"Toleransi, tenggang rasa dan sikap saling menghormati harus terus dibangun," kata Lukman.
 
Sebelumnya, Ketua Umum MUI Pusat KH Makruf Amin menyerukan kepada setiap perusahaan untuk tidak memerintahkan karyawan-karyawati yang beragama Islam untuk memakai atribut natal.
 
"Kita sudah minta dan memberikan seruan agar jangan ada lagi memaksa Muslim memakai simbol natal termasuk Sinterklas," kata Kiyai Makruf di Jakarta, Kamis (10/12) lalu.
 
Kyai Makruf mengaku khawatir pemaksaan akan menyinggung perasaan umat Islam. Hal itu pun dinilai bisa berdampak buruk pada kerukunan yang telah terbangun. "Kita minta jangan sampain ke situ lah. Jadi nanti itu menyinggung perasaan kelompok Muslim. Dan mereka merasa di paksa," ujarnya.
 
"Jangan sampai ada perusahaan dan lembaga yang memaksa melakukan itu. Nanti akan ada reaksi yang tidak baik," tambahnya
(detik.com/warung islam)
Read More

Dipimpin Saudi, 34 Negara Bentuk Koalisi Islam

| 0 komentar

RIYADH - (Warung Islam) Pemerintah Kerajaan Arab Saudi mengumumkan pembentukan “koalisi militer Islam” untuk memerangi terorisme. Koalisi itu terdiri dari 34 negara termasuk Saudi di dalamnya.

Secara lengkap negara-negara “koalisi Islam” itu adalah, Arab Saudi, Yordania, Uni Emirat Arab (UEA), Pakistan, Bahrain, Bangladesh, Benin, Turki, Chad, Togo, Tunisia, Djibouti, Senegal, Sudan, Sierra Leone, Somalia, Gabon, Guinea, Palestina, Republik Federal Islam Komoro, Qatar, Cote d'Ivoire, Kuwait, Libanon, Libya, Maladewa, Mali, Malaysia, Mesir, Maroko, Mauritania, Niger, Nigeria dan Yaman.

“Negara-negara yang disebutkan di sini telah memutuskan pada pembentukan aliansi militer yang dipimpin oleh Arab Saudi untuk memerangi terorisme, dengan pusat operasi gabungan yang berbasis di Riyadh untuk berkoordinasi dan mendukung operasi militer,” demikian pengumuman Saudi yang disiarkan kantor berita Saudi Press Agency (SPA).

“Koalisi memiliki kewajiban untuk melindungi negara Islam dari kejahatan semua kelompok teroris dan organisasi sekte apapun dan nama-nama mereka yang mendatangkan maut dan kerusakan di muka bumi serta yang bertujuan untuk meneror orang yang tidak bersalah,” lanjut pengumuman itu, yang dilansir Selasa (15/12/2015).

Markas koalisi akan berbasis di Riyadh, Ibu Kota Arab Saudi. Belum jelas, apakah “koalisi Islam” itu akan menjadi tandingan dari koalisi internasional anti-ISIS yang saat ini dipimpin Amerika Serikat (AS). Washington sendiri belum merespons pembentukan “koalisi Islam” yang dipimpin Saudi.
Read More
 
Support : Creating Website | Hamba Allah | Warung Islam
Copyright © 2011. Warung Islam - All Rights Reserved
Template Modify by Liwaul Hamdi Tanjung
Proudly powered by Blogger